Pertamina Pastikan Stok BBM di Kotim Aman, Distribusi Diperkuat untuk Urai Antrean

12

SAMPIT, INFOBORNEO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam kondisi aman. Untuk mengatasi antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Pertamina memperkuat distribusi dengan memprioritaskan pengiriman BBM ke SPBU di Kota Sampit dan wilayah sekitarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi di lapangan agar pasokan BBM tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Stok BBM di SPBU tersedia dan penyaluran terus berjalan. Kami telah melakukan penguatan distribusi dengan memprioritaskan pengiriman ke SPBU di dalam kota dan sekitarnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan antrean dapat segera terurai,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Edi, antrean yang terjadi di beberapa SPBU dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pembelian masyarakat pada waktu-waktu tertentu, bertambahnya kebutuhan operasional selama musim kemarau, serta terkonsentrasinya pembelian di SPBU tertentu.

Selain mempercepat distribusi, Pertamina juga meminta seluruh pengelola SPBU mengatur antrean kendaraan di dalam area pengisian agar tidak meluas hingga mengganggu arus lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pelayanan tetap tertib dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan pihak terkait guna memastikan penyaluran BBM berjalan lancar. Koordinasi tersebut mencakup penyampaian kondisi pasokan, distribusi, hingga langkah-langkah penguatan yang dilakukan di lapangan.

Di sisi lain, Pertamina menegaskan akan menindaklanjuti setiap laporan mengenai dugaan pembelian berulang maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Penanganan dilakukan bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas tangki kendaraan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan pasokan tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar,” kata Edi.

Pertamina juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi penyaluran BBM bersubsidi. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan Pertamina Customer Solutions 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan penguatan distribusi yang dilakukan, Pertamina optimistis antrean di sejumlah SPBU di Kotawaringin Timur dapat segera terurai. Perusahaan memastikan akan terus menjaga keandalan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi tetap terpenuhi.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.