DPRD Minta BPJN Evaluasi Infrastruktur Trans Kalimantan

3

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – Ambruknya box culvert di kilometer 11 ruas Jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, memicu desakan agar kondisi infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Tengah dievaluasi. Pemeriksaan menyeluruh dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng melakukan pemeriksaan terhadap jembatan dan box culvert di sepanjang ruas Trans Kalimantan.

“Ini jalur vital Trans Kalimantan. BPJN perlu melakukan investigasi dan inventarisasi terhadap jembatan maupun box culvert yang rentan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Abdul Hafid, Senin (12/7/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu memiliki basis data mengenai usia, kondisi dan tingkat kelayakan setiap jembatan serta box culvert. Infrastruktur yang berada di kawasan rawan erosi, terutama bantaran sungai, juga memerlukan perhatian lebih.

Abdul Hafid menilai kebijakan rehabilitasi infrastruktur belum sepenuhnya berbasis kondisi lapangan. Karena itu, data kualitas infrastruktur perlu menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan.

Ia juga menekankan perlunya pengawasan berkala terhadap kualitas pekerjaan box culvert yang baru dibangun maupun diperbaiki. Menurutnya, evaluasi secara menyeluruh diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya bersifat reaktif ketika terjadi kerusakan. (redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.