DPRD Dorong Jalur Alternatif Trans Kalimantan

3

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – DPRD Kalteng mendorong pemerintah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi gangguan pada ruas Trans Kalimantan. Jalur tersebut dinilai penting agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan ketika terjadi kerusakan pada jalur utama.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengatakan Trans Kalimantan merupakan jalur utama yang memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat dan distribusi hasil sumber daya alam.

“Trans Kalimantan merupakan jalur utama. Ke depan perlu dipersiapkan ruas jalan baru sehingga ketika terjadi gangguan, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan,” ujar Abdul Hafid, Senin (12/7/2026).

Menurutnya, kapasitas jalan dan jembatan di Kalteng saat ini sudah tidak sebanding dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil sumber daya alam. Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan peningkatan kelas jalan.

Selain menyiapkan jalur alternatif, pemerintah juga dinilai perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan dan box culvert di sepanjang ruas Trans Kalimantan. Basis data mengenai usia, kondisi dan tingkat kelayakan infrastruktur diperlukan sebagai dasar menentukan prioritas perbaikan.

Abdul Hafid berharap pemerintah menyusun perencanaan pembangunan jalan dan jembatan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Infrastruktur Trans Kalimantan merupakan akses utama bagi aktivitas masyarakat sekaligus distribusi hasil sumber daya alam di Kalimantan Tengah. (redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.