PkM di Tangkiling, Prodi Doktor Ilmu Manajemen UPR Perkuat Ekonomi Keluarga dan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

1,438

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Palangka Raya (UPR) mendorong penguatan ekonomi keluarga berjalan seiring dengan pembentukan generasi sehat dan peduli lingkungan sejak usia dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di wilayah Tangkiling, 22 April 2025.

Ketua tim PkM, Prof. Dr. Usup Riassy Christa, S.E., M.M., menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak anak-anak agar mereka tumbuh dengan pemahaman tentang tanggung jawab, pengelolaan sumber daya, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Penguatan ekonomi keluarga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengatur pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengurangi pemborosan. Kebiasaan tersebut juga dapat dikenalkan kepada anak sejak dini melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim PkM yang diketuai Prof. Dr. Usup Riassy Christa, S.E., M.M., bersama anggota Prof. Dr. Yunikewaty, M.M. Pelaksanaannya turut melibatkan mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UPR, yakni Widiatry, Felicia, dan Laden Mering.

Menurutnya, pemahaman ekonomi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola uang, tetapi juga bagaimana memanfaatkan barang dan sumber daya secara bertanggung jawab. Anak dapat dibiasakan merawat perlengkapan yang dimiliki serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dengan pendampingan orang dewasa.

“Anak-anak perlu mendapatkan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Merawat barang, menggunakan perlengkapan secukupnya, dan tidak membuang sesuatu secara berlebihan merupakan kebiasaan sederhana yang dapat membantu membangun sikap bertanggung jawab,” ungkapnya.

Selain penguatan ekonomi keluarga, kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, dan menjaga kebersihan ruang belajar dapat diterapkan sejak dini. Bahan yang masih layak dan aman juga dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan bermain dan belajar.

Peran guru dan orang tua dinilai penting dalam menanamkan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan. “Pembentukan generasi sehat dan peduli lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Apa yang dibiasakan di sekolah perlu mendapat dukungan dari keluarga agar anak dapat menerapkannya secara konsisten,” tambahnya.

Melalui kegiatan PkM ini, Prodi Doktor Ilmu Manajemen UPR berharap penguatan ekonomi keluarga dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter anak dan kepedulian terhadap lingkungan. Pembiasaan sejak usia dini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang sehat, bertanggung jawab, serta mampu menggunakan sumber daya secara bijak.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.