DPRD Kalteng Optimistis Pendapatan Daerah 2026 Capai Rp5,4 Triliun

4

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – DPRD Kalimantan Tengah optimistis target pendapatan daerah Tahun Anggaran 2026 sekitar Rp5,4 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun. Keyakinan tersebut berdasarkan hasil evaluasi sementara bersama Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kalteng.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengatakan perkembangan penerimaan daerah masih menunjukkan kondisi yang positif. DPRD juga terus memantau realisasi pendapatan agar sesuai dengan perencanaan. “Berdasarkan hasil evaluasi sementara, mudah-mudahan seluruh estimasi pendapatan daerah Tahun 2026 sebesar sekitar Rp5,4 triliun dapat tercapai. Kami juga sudah menanyakan kepada Kepala Bapenda dan dijelaskan Insyaallah target tersebut bisa terealisasi sampai akhir Desember,” ujarnya, Kamis (5/8/2026).

Estimasi tersebut berasal dari target pendapatan murni sekitar Rp5,1 triliun yang dipadukan dengan SiLPA kurang lebih Rp336 miliar. Kondisi tersebut dinilai masih memberikan ruang fiskal bagi pemerintah daerah untuk menjalankan program pembangunan.

Namun, Junaidi mengatakan perhatian selanjutnya perlu diarahkan pada pengelolaan belanja. Penyesuaian anggaran dibutuhkan untuk memenuhi sejumlah kewajiban berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

“Kalau estimasi pendapatan itu tercapai, berarti yang kita evaluasi tinggal sisi pengeluarannya. Memang akan ada penyesuaian karena hasil audit BPK sudah jelas dan ada beberapa kewajiban yang harus diselesaikan,” katanya. Kewajiban tersebut antara lain berkaitan dengan pengembalian DBH-DR serta hak pemerintah kabupaten dan kota.

Junaidi menegaskan penyesuaian program akan dibahas melalui APBD Perubahan. “Mau tidak mau, konsekuensinya program-program pemerintah yang sebelumnya menggunakan dana tersebut harus disesuaikan kembali. Karena itu pada APBD Perubahan nanti kita evaluasi lagi dan kita sesuaikan lagi program-program yang ada,” ungkapnya. (redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.