BBM Kalteng Aman, Pertamina Kantongi Stok Jutaan Liter
PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Tengah dalam kondisi aman meski antrean panjang kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya.
Executive General Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Isfahani, mengatakan Pertamina saat ini memiliki cadangan stok BBM jutaan liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saat ini Pertamax tersedia 1.172.000 liter, kemudian Pertalite tersedia lebih dari 3.300.000 liter, kemudian Biosolar juga 2.179.000 kiloliter dengan coverage day minimal 11 hari,” ujarnya saat memberikan keterangan di Palangka Raya, Jumat (9/5/2026).
Menurutnya, stok tersebut dinilai sangat cukup untuk menjaga pasokan BBM di wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kota Palangka Raya yang dalam beberapa hari terakhir mengalami lonjakan konsumsi.
Ia menegaskan antrean panjang di SPBU bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan meningkatnya kepanikan masyarakat yang datang secara bersamaan untuk melakukan pengisian bahan bakar.
“Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak panik karena ketersediaan BBM di wilayah kita ini sangat aman,” katanya.
Untuk mengatasi antrean, Pertamina kini mengoperasikan seluruh SPBU di Kota Palangka Raya selama 24 jam. Distribusi BBM juga diperkuat melalui Fuel Terminal Pulang Pisau dan dukungan pasokan alternatif dari terminal BBM di Banjarmasin.
Selain itu, Pertamina menambah armada distribusi dengan menyiagakan tambahan mobil tangki guna mempercepat pengiriman BBM ke lebih dari 20 SPBU di Kota Palangka Raya.
“Kami memberikan komitmen bersama mitra-mitra kami untuk melayani masyarakat di Kota Palangka Raya agar mendapatkan BBM dengan baik,” ujar Isfahani.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga kondisi psikologis masyarakat agar tidak terjadi panic buying berkepanjangan.
“Satu tujuan kita adalah bagaimana menjaga psikologi masyarakat agar tidak lagi panik. Kalau ini tidak disampaikan dengan narasi yang benar, saya khawatir antrean ini tidak akan pernah selesai,” katanya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan kendaraan masing-masing agar distribusi tetap lancar dan antrean di SPBU dapat segera terurai.