Pertamina Dukung Pasar Penyeimbang Perdana di Kobar, Harga Komoditas Ditekan Dekat Tingkat Distributor

35

PANGKALAN BUN, INFOBORNEO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan turut mendukung pelaksanaan Pasar Penyeimbang perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pasar Indra Sari Blok H, Pangkalan Bun, Rabu (24/6), menjadi langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi melalui penyediaan kebutuhan masyarakat dengan harga lebih terjangkau.

Pasar Penyeimbang tersebut digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Pengelolaan Pasar (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kotawaringin Barat dengan melibatkan sejumlah pihak, seperti Perum Bulog, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, dan Dinas Ketahanan Pangan.

Sekretaris DisperindagkopUKM Kabupaten Kotawaringin Barat, Muhammad Suhendra mengatakan, konsep Pasar Penyeimbang berbeda dengan pasar murah karena pemerintah berperan menyediakan lokasi dan fasilitas, sementara barang disiapkan langsung oleh penyedia.

“Harapannya harga yang diterima masyarakat benar-benar mendekati harga distributor sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus menjadi bentuk intervensi pemerintah terhadap komoditas yang mengalami kenaikan,” ujar Suhendra.

Dalam kegiatan tersebut, Pertamina menghadirkan produk LPG non-subsidi Bright Gas kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram dengan harga khusus. Produk tersebut menjadi pilihan energi alternatif bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menyampaikan dukungan perusahaan merupakan bagian dari komitmen untuk membantu program pemerintah daerah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pertamina mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Melalui penyediaan LPG Bright Gas dengan harga khusus pada kegiatan Pasar Penyeimbang ini, kami berharap masyarakat maupun pelaku UMKM dapat memperoleh energi yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan harga yang kompetitif,” katanya.

Menurut Edi, kerja sama antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi daerah.

“Selain memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, kami juga berupaya mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi daerah,” tambahnya.

Sales Branch Manager V Gas Kalimantan Tengah, Bagas Wicaksono, menambahkan kehadiran Pertamina dalam Pasar Penyeimbang menjadi upaya mendekatkan akses energi non-subsidi kepada masyarakat.

“Pertamina berharap dapat memberikan alternatif pilihan energi non-subsidi bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujar Bagas.

Ia menegaskan Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi serta kelancaran distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.