Pertumbuhan Usaha Kafe Disoroti, Apa Untungnya Bagi Palangka Raya

379

INFOBORNEO, Palangka Raya – Pertumbuhan usaha cafe di Kota Palangka Raya saat ini tengah menjadi sorotan pasalnya jumlahnya sudah semakin banyak dan menjamur. Lalu, apa untungnya bagi Kota Cantik dengan banyaknya usaha cafe yang sedang berkembang ini.

Jenis usaha cafe terus bertumbuh di berbagai kawasan Kota Palangka Raya. Keberadaan cafe-cafe itu bukan hanya berada di tempat tertentu/khusus, maupun dalam bisnis perhotelan, tetapi juga bangunan pertokoan hingga rumah pun dijadikan cafe.

Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan bahwa transformasi gaya hidup masyarakat saat ini turut mempengaruhi semakin terbukanya berbagai peluang usaha termasuk menjamurnya bisnis cafe tersebut.

“Bagi masyarakat, maka keberadaan cafe saat ini dimanfaatkan menjadi tempat kerja, meeting dan lain sebagainya,” ungkap Hera pada Senin, 10 Oktober 2022.

Lebih lanjut sekda mengatakan, Pemerintah Kota atau Pemko Palangka Raya saat ini, masih memberikan ruang berupa indikator kebijakan dalam menciptakan iklim kemudahan berusaha bagi masyarakat atau easy of doing business.

Karenanya Pemko Palangka Raya berpandangan, dengan terus menggeliatnya usaha cafe berarti menunjukkan telah berjalannya aktivitas ekonomi masyarakat terutama pasca pandemi Covid-19.

“Memberikan dan menciptakan iklim kemudahan berusaha ini juga merupakan kebijakan nyata pasca implementasi Undang-undang cipta kerja, dengan berbagai dinamika dan kendala dalam prakteknya,” jelas Hera.

Namun demikian sambung dia, pada sisi lain dampak dari bertumbuhnya usaha cafe saat ini, tentu tetap mendapat perhatian Pemko Palangka Raya melalui dinas teknisnya. Terutama dalam memperkuat pengawasan. Mulai dari perizinan yang harus clean and clear, lalu dampak lingkungan dan kemudian dampak sosial.

“Terlebih perizinan saat ini sudah berbasis OSS atau online single submission yang sangat mempermudah masyarakat untuk membuka usaha dalam bentuk apapun, sesuai dengan tingkat resikonya. Karena itu, menjadi pekerjaan rumah bagi pemko dalam memperkuat pengawasan,” tukasnya.

Hanya saja, untuk memperkuat pengawasan itu sambung Hera, Pemko Palangka Raya harus mempunyai instrumen pengawasan yang kuat. Mulai dari regulasi, SDM, sarana prasarana dan lain-lain.

Terlepas dari itu semua imbuh Hera, maka pada intinya perkembangan usaha cafe di Palangka Raya, dapat membawa sisi positif. Apalagi multiplier effect-nya sangat membantu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Sedangkan bagi Pemko Palangka Raya akan memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD.(Tim Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.