PALANGKA RAYA, INFOBORNEO.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan tetap fokus menjalankan program prioritas meskipun menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi fiskal.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengungkapkan bahwa kondisi APBD saat ini menuntut pemerintah untuk lebih selektif dalam menentukan program pembangunan.
“Dari total anggaran yang ada, sebagian besar digunakan untuk belanja rutin. Sisa anggaran inilah yang kami fokuskan untuk program strategis,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalteng tetap berkomitmen menjalankan program prioritas, salah satunya melalui Kartu Huma Betang Sejahtera.
Selain itu, pemerintah juga terus melakukan efisiensi dan inovasi agar program pembangunan tetap berjalan optimal.
Edy juga menyoroti pentingnya dukungan semua pihak, termasuk partai politik, dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.
Dengan strategi yang tepat, Pemprov Kalteng optimistis mampu menghadapi tantangan fiskal sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.