Rektor UPR Dorong Laboratorium Teknik Mesin Jadi Pusat Inovasi

139

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – Universitas Palangka Raya (UPR) mendorong optimalisasi fungsi laboratorium kampus agar tidak hanya menjadi tempat praktikum mahasiswa, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penataan dan pengembangan fasilitas akademik, salah satunya di Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik UPR.

Rektor UPR Prof. Dr. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., turun langsung meninjau kondisi laboratorium sekaligus berdiskusi dengan jajaran dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teknik. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat potensi pengembangan fasilitas serta mengidentifikasi kebutuhan pembenahan ke depan.

“Hari ini saya berkesempatan mengunjungi Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin bersama para dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teknik UPR. Dalam kesempatan ini, kami berdiskusi dan melihat langsung berbagai potensi pengembangan laboratorium, sekaligus mencari solusi agar fasilitas ini semakin berkualitas,” ujarnya.

Menurut Bhayu, keberadaan laboratorium yang modern dan terintegrasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus daya saing lulusan. Terlebih, mahasiswa teknik membutuhkan fasilitas praktik yang memadai agar mampu mengembangkan keterampilan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Ia menegaskan, laboratorium perguruan tinggi harus memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar mendukung kegiatan pembelajaran rutin. Fasilitas tersebut juga perlu diarahkan menjadi ruang pengembangan gagasan, penelitian, dan inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

“Harapannya, laboratorium tidak hanya menjadi ruang pembelajaran dan praktik mahasiswa, tetapi juga mampu melahirkan inovasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, pembahasan juga mencakup pemanfaatan instrumen laboratorium, kondisi fasilitas, hingga solusi praktis untuk mendukung pemeliharaan dan pengembangan sarana. Hal ini dinilai penting agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa maupun dosen.

Pengembangan laboratorium menjadi bagian dari komitmen UPR dalam memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan tinggi. Penataan fasilitas di Fakultas Teknik diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas infrastruktur pembelajaran di lingkungan fakultas lainnya.

Bhayu mengatakan, setiap fasilitas kampus harus memiliki nilai guna yang jelas bagi pengembangan potensi sivitas akademika. Karena itu, peningkatan sarana pendidikan perlu diarahkan agar memberikan dampak nyata, baik bagi lingkungan perguruan tinggi maupun pembangunan daerah.

“Saya ingin setiap fasilitas kampus terus dikembangkan menjadi ruang untuk belajar, berkarya, dan berinovasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh sivitas akademika Universitas Palangka Raya maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Melalui penguatan fasilitas Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin, UPR berharap dapat mencetak lulusan teknik yang kompeten, mampu mengikuti perkembangan teknologi, serta memiliki kemampuan menghasilkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kalimantan Tengah dan Indonesia.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.