Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran, DPRD Kalteng Minta Pengawasan Diperketat

45

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – DPRD Kalimantan Tengah meminta pengawasan distribusi pupuk bersubsidi diperketat agar bantuan sarana produksi tersebut benar-benar diterima petani yang berhak. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat menghambat produktivitas pertanian dan mengganggu ketahanan pangan daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik, mengatakan pupuk bersubsidi memiliki peran penting bagi petani, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan sarana produksi pertanian. Karena itu, ketersediaan pupuk harus dipastikan aman dan mudah diperoleh petani sesuai ketentuan. “Semua pihak harus saling mengawasi, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat. Dengan begitu, ketika petani membutuhkan pupuk, barangnya tersedia dan tidak sulit diperoleh,” ujar Sutik, Senin (3/8/2026).

Menurut Sutik, pengawasan distribusi pupuk tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Aparat penegak hukum, kelompok tani, hingga masyarakat di tingkat desa juga harus terlibat untuk mempersempit ruang terjadinya penyelewengan.

Ia menilai dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang terjadi di Kotawaringin Timur menjadi pelajaran penting. Pupuk yang dibeli dengan harga resmi kemudian dijual kembali kepada perusahaan atau pihak lain dengan harga lebih tinggi dapat merugikan petani sekaligus mengurangi efektivitas subsidi pemerintah.

“Syukurnya sudah ada pelaku yang diamankan. Itu menunjukkan pengawasan masyarakat memiliki peran besar sehingga penyelewengan pupuk bersubsidi bisa terungkap,” katanya. Sutik juga mendorong pemerintah memperkuat sosialisasi kepada petani, kelompok tani, dan kios penyalur mengenai mekanisme distribusi pupuk bersubsidi.

Ia berharap sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat terus diperkuat agar distribusi pupuk berjalan transparan dan akuntabel. “Jika pengawasannya semakin optimal, saya yakin pupuk bersubsidi benar-benar dimanfaatkan oleh petani yang berhak. Ini penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah,” imbuhnya. (redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.