Sudarsono Minta KDMP Dimulai dari Desa yang Punya Potensi

27

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – DPRD Kalteng menyarankan pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) lebih dahulu difokuskan pada desa yang memiliki potensi untuk berkembang. Pemerintah dinilai tidak perlu memaksakan pembentukan koperasi secara serentak di seluruh desa.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, mengatakan pelaksanaan KDMP perlu mempertimbangkan potensi ekonomi, kesiapan kelembagaan, serta sumber daya manusia di masing-masing desa. “Makanya kalau saran saya adalah, laksanakan Koperasi Merah Putih ini di tempat yang memang punya potensi maju, di desa-desa yang lebih maju dulu. Jangan sampai disamaratakan dengan pelosok yang enggak punya potensi sama sekali,” kata Sudarsono, Sabtu (5/7/2026).

Menurutnya, penerapan secara bertahap akan memudahkan pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai tantangan yang muncul. Evaluasi tersebut dapat menjadi bahan untuk menyempurnakan kebijakan sebelum program diperluas ke desa-desa lainnya.

Sudarsono menilai pendekatan bertahap juga mampu meminimalkan risiko kegagalan program. Koperasi diharapkan memiliki peluang berkembang secara berkelanjutan apabila dilaksanakan pada desa yang mempunyai potensi dan kesiapan.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar pelaksanaan KDMP tidak sampai mengurangi alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat desa. Keseimbangan antara pengembangan ekonomi melalui koperasi dan pembangunan fisik harus tetap dijaga.

“Saran saya bertahap. Kalau tidak, bisa mengganggu pembangunan desa, karena uangnya untuk koperasi, untuk pembangunan fisik koperasi segala macam, tidak ada pembangunan fisik desa,” pungkasnya. (redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.