Distanketpang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha

10

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Langkah tersebut dilakukan melalui pemeriksaan rutin terhadap ternak yang masuk ke wilayah Kota Palangka Raya, termasuk memastikan seluruh hewan kurban telah mendapatkan vaksin PMK sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan pengawasan dilakukan secara intensif untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan aman. “Dari hasil pemeriksaan ditemukan 38 ekor sapi yang mengalami gejala PMK. Seluruh ternak tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan pengobatan dari tim kesehatan hewan. Setelah dilakukan observasi lanjutan, kondisi sapi dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” ucapnya, Senin (25/05/2026).

Menurut Sugiyanto, gejala awal yang ditemukan di lapangan belum tentu menunjukkan ternak positif PMK sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter hewan.

Setelah mendapatkan penanganan dan observasi, seluruh sapi yang sebelumnya menunjukkan gejala telah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Upaya pengawasan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palangka Raya dalam menjamin keamanan pangan asal hewan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.

Melalui pengawasan yang ketat, pemerintah berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berlangsung lancar tanpa adanya gangguan kesehatan hewan kurban.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.