PALANGKA RAYA, INFOBORNEO.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bank Indonesia menggelar sosialisasi dan asistensi penyusunan laporan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalteng guna memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng ini bertujuan meningkatkan kualitas pelaporan kinerja TPID Tahun 2025 agar lebih terarah dan sesuai pedoman nasional.
Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah dinamika global.
Ia menyebut tantangan inflasi ke depan semakin kompleks, dipengaruhi fluktuasi harga global, perubahan iklim, serta dinamika geopolitik.
Selain itu, sektor pangan, transportasi, dan energi menjadi fokus utama yang memerlukan sinergi lintas sektor dalam pengendalian inflasi.
“TPID memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis,” ujar Leonard S. Ampung, Selasa (03/02/2026).
Pemprov juga mendorong pelaksanaan program GNPIP secara konsisten, termasuk operasi pasar dan kerja sama antar daerah guna menjaga stabilitas harga.