PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – Tim Universitas Palangka Raya (UPR) membawa gagasan pengelolaan bisnis ramah lingkungan melalui pendekatan Green Human Resource Management (Green HRM) dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, pada 10 Januari 2024.
Gagasan ini menekankan bahwa upaya membangun usaha berkelanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi atau produk yang dihasilkan, tetapi juga pada cara pelaku usaha mengelola sumber daya manusia dan membangun kebiasaan kerja yang peduli terhadap lingkungan.
Tim PkM UPR dipimpin Prof. Danes Jaya Negara dengan anggota Prof. Dr. Yunikewaty, MM. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa Laden Mering, Emilia Santi, dan Timotius Dehen.
“Melalui konsep Green HRM, kepedulian terhadap lingkungan diintegrasikan ke dalam pengelolaan karyawan, mulai dari pelatihan, pembagian tanggung jawab, hingga pemberian apresiasi terhadap inisiatif yang dapat mengurangi pemborosan sumber daya,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/1/2024).
Bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penerapan konsep ini dapat dimulai dari langkah sederhana. Misalnya, menghemat penggunaan listrik dan air, mengurangi pencetakan dokumen, serta memilah sampah sesuai jenisnya.
Pemilik usaha juga berperan penting dalam membangun budaya kerja tersebut. Keteladanan dan pemahaman mengenai manfaat menjaga lingkungan diperlukan agar praktik ramah lingkungan tidak sekadar menjadi aturan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan bersama.
Pelatihan bagi pekerja dapat disesuaikan dengan karakteristik setiap usaha. Materinya antara lain efisiensi penggunaan bahan baku, perawatan peralatan, serta upaya mengurangi limbah dari proses produksi.
Pengelolaan kinerja juga dapat memasukkan sasaran lingkungan yang sederhana dan terukur. Pelaku UMKM, misalnya, dapat mencatat pemakaian sumber daya, mengevaluasi perubahan yang dilakukan, dan melibatkan pekerja dalam mencari cara untuk meningkatkan efisiensi.
Selain mendorong praktik usaha yang lebih ramah lingkungan, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa mengenai hubungan antara pengelolaan sumber daya manusia, keberlanjutan bisnis, dan tanggung jawab lingkungan.
Penerapan Green HRM diharapkan dapat membantu UMKM membangun budaya kerja yang lebih efisien sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kebiasaan yang konsisten, prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari, termasuk oleh pelaku usaha berskala kecil.