INFOBORNEO, Palangka Raya – BPJS Kesehatan memperkuat penyebaran informasi mengenai kesehatan dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Forum Tasbih JKN, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palangka Raya serta para dai, daiyah, dan penyuluh agama di Kota Palangka Raya pada Kamis (15/10).
Dalam Sambutannya, Ketua MUI Kota Palangka Raya, K.H. Zainal Arifin, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT. Ia juga turut menyampaikan bahwa konsep gotong royong yang diangkat oleh Program JKN, sejalan dengan nilai ta’awun dalam ajaran agama Islam.
”Kesehatan adalah nikmat yang paling besar dari Allah SWT. Namun kadang orang tidak bisa mensyukuri dampak sehat, kecuali pernah merasa sakit. Oleh karena itu, menjaga kesehatan dan memiliki perlindungan kesehatan Program JKN menjadi bagian penting dalam mensyukuri nikmat sehat itu. Selain sebagai program pemerintah yang diterapkan secara nasional, Program ini juga mencerminkan nilai ta’awun yaitu saling menolong dalam kebaikan,” Ungkap Zainal.
Lebih lanjut, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo berharap melalui Forum Tasbih JKN, pemahaman para dai, daiyah, dan penyuluh agama tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan layanan Program JKN semakin meningkat. Sehingga mereka dapat turut menyebarkan informasi JKN ke masyarakat sekitar. Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan Layanan Skrining Riwayat Kesehatan JKN untuk mengenali risiko penyakit sejak dini.
“Tentunya risiko kesehatan tidak memandang usia dan profesi. Karena itu, penting bagi para dai, daiyah, dan penyuluh agama untuk senantiasa menjaga kesehatan agar dapat terus menjalankan peran dalam menyebarkan ajaran kebaikan dan membimbing masyarakat. Salah satu bentuk ikhtiar menjaga kesehatan adalah dengan memanfaatkan Layanan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Program JKN untuk mengenali risiko penyakit sejak dini. Jadi, dengan mengetahui risiko kesehatan lebih awal, kita dapat melakukan langkah tindak lanjut yang tepat sesuai arahan tenaga kesehatan,” Ujar Hindro.
Dengan dimulainya kerjasama penyelenggaraan Forum Tasbih JKN tersebut, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya berkomitmen untuk terus memperkuat akses informasi dan memberikan kemudahan layanan administrasi kepesertaan JKN bagi para dai, daiyah, dan penyuluh agama. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang memudahkan mereka memperoleh informasi maupun menyampaikan kendala terkait Program JKN kapan pun dibutuhkan, sehingga dapat turut memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan.(Redaksi)