PANGKALAN BUN, INFOBORNEO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pelayanan penyaluran BBM di sejumlah SPBU wilayah Pangkalan Bun tetap berjalan lancar dan optimal. Kepastian itu disampaikan menyusul insiden seorang konsumen yang membutuhkan penanganan medis saat berada di area SPBU 64.741.04 Jalan Diponegoro, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (6/8/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan konsumen tersebut telah mendapatkan penanganan medis melalui koordinasi petugas SPBU dengan PMI Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh petugas SPBU, PMI, serta pihak terkait yang bergerak cepat memberikan pertolongan kepada konsumen,” ujar Edi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Ia menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami konsumen dan berharap yang bersangkutan segera pulih. Pertamina juga memastikan penanganan terhadap konsumen terus dilakukan hingga yang bersangkutan kembali ke kediamannya.
Menurut Edi, selama proses penanganan berlangsung, aktivitas pelayanan pengisian BBM di SPBU tetap berjalan. Konsumen lainnya tetap mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya tanpa adanya penghentian operasional.
“Kami juga turut prihatin atas kondisi yang dialami konsumen dan berharap yang bersangkutan segera pulih serta dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi perhatian utama kami dalam setiap pelayanan,” katanya.
Pertamina bersama pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait juga terus melakukan evaluasi dan penguatan pelayanan untuk memastikan konsumen tetap aman dan nyaman selama berada di area SPBU.
Dari sisi operasional, SPBU mengoptimalkan penggunaan nozzle Pertalite khusus kendaraan roda dua. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengisian sehingga antrean kendaraan dapat terurai dan pelayanan kepada masyarakat lebih efisien.
Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian untuk membantu mengatur arus kendaraan di sekitar SPBU. Koordinasi tersebut dilakukan agar aktivitas pengisian BBM tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar.
“Pertamina akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pengelola SPBU dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman, tertib, dan optimal,” tegas Edi.
Pertamina memastikan stok BBM di SPBU wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya tersedia dan penyalurannya terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk informasi maupun pengaduan terkait layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang beroperasi selama 24 jam.