Sutik: Jangan Sampai Pupuk Subsidi Jatuh ke Tangan yang Tidak Berhak

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, meminta distribusi pupuk bersubsidi diawasi secara menyeluruh agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu. Menurutnya, pupuk subsidi merupakan kebutuhan penting petani yang harus tersedia ketika dibutuhkan.

Sutik mengatakan pengawasan harus dilakukan bersama oleh pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak akan membuat distribusi lebih terkontrol. “Semua pihak harus saling mengawasi, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat. Dengan begitu, ketika petani membutuhkan pupuk, barangnya tersedia dan tidak sulit diperoleh,” ujar Sutik, Senin (3/8/2026).

Ia menilai penyalahgunaan pupuk bersubsidi dapat memberikan dampak langsung kepada petani kecil. Ketika pupuk dialihkan kepada pihak lain untuk mendapatkan keuntungan, petani yang menjadi sasaran program justru kesulitan mendapatkan sarana produksi.

Menurutnya, kasus dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi di Kotawaringin Timur menunjukkan pentingnya pengawasan hingga tingkat bawah. Masyarakat juga dinilai memiliki posisi strategis untuk menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi penyimpangan distribusi.

“Syukurnya sudah ada pelaku yang diamankan. Itu menunjukkan pengawasan masyarakat memiliki peran besar sehingga penyelewengan pupuk bersubsidi bisa terungkap,” katanya. Selain penindakan, pemerintah juga diminta meningkatkan edukasi mengenai aturan penyaluran pupuk subsidi.

Sutik berharap pengawasan tidak berhenti setelah adanya kasus penyelewengan. “Jika pengawasannya semakin optimal, saya yakin pupuk bersubsidi benar-benar dimanfaatkan oleh petani yang berhak. Ini penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah,” imbuhnya. (redaksi)

Comments (0)
Add Comment