BALIKPAPAN, INFOBORNEO – Menghadapi potensi lonjakan kebutuhan energi selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan seluruh fasilitas distribusi energi dan melakukan pemantauan secara real-time melalui command center Satgas Nataru.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bahwa seluruh Terminal BBM, SPBU, dan SPPBE di Kalimantan telah berada dalam kondisi siaga penuh dengan buffer stock yang mencukupi.
“Berdasarkan proyeksi kami, kebutuhan energi selama Nataru diperkirakan meningkat, terutama Gasoline sebesar 3,3 persen, LPG 4,9 persen, dan Avtur hingga 7,8 persen,” ujar Edi, Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 jam, 246 agen LPG PSO, 80 agen LPG NPSO, serta mobil tangki standby dan layanan BBM siaga di titik-titik strategis wilayah Kalimantan.
Selain itu, tiga unit Serambi MyPertamina juga dihadirkan sebagai fasilitas istirahat masyarakat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Pelabuhan Semayang, dan Rest Area Tol Balikpapan–Samarinda.
“Seluruh proses suplai kami monitor secara real-time melalui command center Satgas Nataru, sehingga penambahan suplai dapat dilakukan cepat jika terjadi lonjakan permintaan,” tambahnya.
Edi menegaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan mitra distribusi terus diperkuat agar layanan energi selama periode Nataru di Kalimantan tetap aman, lancar, dan terkendali.