Pertamina Pastikan Penyaluran Pertamax di Murung Raya Aman dan Terkendali

52

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penyaluran BBM khususnya Pertamax di Kabupaten Murung Raya tetap aman dan terkendali setelah adanya antrean pembelian yang terjadi di SPBU Puruk Cahu dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan konsumsi Pertamax menjadi salah satu pemicu terjadinya penumpukan kendaraan pada jalur pengisian BBM.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah responsif melalui percepatan suplai dan normalisasi stok ke seluruh SPBU di wilayah tersebut.

“Pertamina langsung melakukan percepatan suplai ke SPBU Puruk Cahu serta SPBU lain di Murung Raya. Kami juga melakukan normalisasi dan build up stok Pertamax dan Pertalite untuk memastikan ketersediaan BBM kembali stabil. Saat ini produk BBM tersedia di SPBU dan kami berharap agar penyaluran berjalan kondusif,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Menurut Edi, suplai BBM menuju Murung Raya memerlukan upaya ekstra karena distribusi dari Integrated Terminal (IT) Banjarmasin harus ditempuh dengan perjalanan darat selama 20 hingga 24 jam. Kondisi cuaca serta akses jalan juga menjadi faktor yang memengaruhi durasi distribusi ke wilayah tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa koordinasi intensif dengan berbagai pihak terus dilakukan agar suplai tetap lancar. Upaya percepatan distribusi juga dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas stok, terutama di SPBU yang mencatat peningkatan konsumsi.

Pertamina juga mengimbau masyarakat Murung Raya agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Edi memastikan bahwa stok BBM di Kalimantan Tengah berada dalam kondisi aman dan terus dipantau untuk menghindari kekosongan atau gangguan suplai.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran distribusi BBM serta memastikan pelayanan energi bagi masyarakat berlangsung optimal setiap saat. Informasi atau laporan terkait layanan BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135 atau kanal digital resmi @pertamina135. (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.