Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Sampit Kembali Lancar
SAMPIT, INFOBORNEO — Distribusi LPG 3 kg di wilayah Sampit dipastikan kembali berjalan normal setelah PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyelesaikan penanganan teknis di SPBE PT Naga Jaya Makmur, yang sempat mengalami kendala operasional sejak 19 Februari 2026.
Kendala tersebut terjadi akibat perlunya perbaikan dan pengecekan unit air kompresor sebagai fasilitas pendukung pengisian. Untuk menjaga keamanan dan memastikan prosedur berlangsung sesuai standar, operasional pengisian tabung LPG 3 kg dihentikan sementara hingga 22 Februari. Selama masa penanganan, Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bahwa langkah darurat langsung diambil untuk mencegah terganggunya pasokan masyarakat.
“Kami segera melakukan pengalihan pengisian ke SPBE terdekat agar kebutuhan LPG tetap terpenuhi meski terjadi kendala teknis,” ujarnya.
Edi menjelaskan bahwa distribusi kembali lancar setelah seluruh pengecekan peralatan selesai dilakukan.
“Sejak 23 Februari, operasional di SPBE Naga Jaya Makmur sudah normal dan penyaluran LPG kepada masyarakat berlangsung seperti biasa,” ungkapnya.
Selama masa gangguan, pasokan agen dialihkan ke SPBE PT Atira Multi Prima Sejati, disertai penambahan jam operasional serta build up stok untuk memastikan kelancaran distribusi. Langkah tersebut dinilai efektif menjaga penyaluran ke tingkat pangkalan agar tetap stabil.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai HET dan menjamin kualitas serta ketepatan isi tabung.