Ketersediaan BBM Terjamin, Pertamina Intensifkan Monitoring SPBU

161

PALANGKA RAYA, INFOBORNEO.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Palangka Raya dalam kondisi aman dan mencukupi. Penyaluran BBM ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) disebut berjalan normal sesuai perencanaan distribusi yang telah ditetapkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan pasokan BBM tetap terjaga di tingkat konsumen. Monitoring dilakukan mulai dari terminal BBM hingga ke SPBU.

“Kami memastikan seluruh produk BBM yang disalurkan ke SPBU di Palangka Raya dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal. Stok tersedia dan tidak ada kendala dalam penyaluran,” ujar Edi Mangun, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Pertamina juga memastikan armada distribusi siap beroperasi guna menjaga kelancaran suplai BBM ke setiap SPBU.

Menurut Edi, antrean yang sempat terlihat di beberapa SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan meningkatnya aktivitas masyarakat pada waktu-waktu tertentu. Kondisi tersebut bersifat situasional dan dapat terurai dengan cepat seiring berjalannya distribusi.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan pengawasan ketat terhadap operasional SPBU. Pengawasan ini mencakup aspek pelayanan, ketepatan penyaluran, hingga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas penyaluran BBM di wilayah Kota Palangka Raya. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan aman dan tepat sasaran.

Edi menambahkan, Pertamina tidak segan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan, termasuk praktik penyimpangan dalam penyaluran BBM. Langkah ini dilakukan demi melindungi hak masyarakat sebagai konsumen.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pertamina memastikan pasokan akan terus tersedia sesuai kebutuhan.

Untuk meningkatkan transparansi layanan, Pertamina membuka saluran pengaduan resmi bagi masyarakat yang mengalami kendala terkait BBM atau pelayanan SPBU. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

“Masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui kanal resmi Pertamina lainnya. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Edi.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.