INFOBORNEO, Palangka Raya – Saat ini jumlah penderita stunting di kota setempat mencapai 186 anak. Hal itu berdasarkan data dari DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya.
Sebagai tindak lanjut upaya percepatan penurunan angka kasus stunting tersebut, Pemerintah Kota setempat akan membentuk Duta Stunting Kota Palangka Raya.
Demikian dikatakan Plh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan saat diwawancarai awak media, Senin (13/11/2023).
Sahdin mengatakan bahwa sesuai petunjuk Pj Wali Kota, para Duta Stunting ini nantinya memiliki tugas sebagai penyambung lidah pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya stunting.
“Nantinya para duta stunting ini akan kita tugaskan untuk mengedukasi dan menyosialisasikan program pencegahan stunting kepada masyarakat,” ucap Sahdin.
Duta stunting ini lanjut Sahdin, akan ditugaskan di tiap-tiap kecamatan. Jadi masing-masing duta stunting nanti akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak kecamatan dalam melakukan aksinya untuk masyarakat.
Mengenai siapa saja yang akan dipilih menjadi duta stunting, Sahdin mengatakan akan melibatkan berbagai unsur termasuk di dalamnya mahasiswa, tenaga profesi dan masyarakat.
Diketahui sebelumnya Pemko Palangka Raya juga telah mengukuhkan bunda asuh dan bapak asuh stunting. Ini sebagai bukti nyata keseriusan Pemko dalam nenanggulangi dan menuntaskan angka stunting di kota setempat. (Redaksi)